Kota Bogor -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor terus menggeber proses pencetakan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP), hal ini dilakukan lantaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mendistribusikan 60 ribu blangko E-KTP sesuai permintaan dari Wali Kota Bogor Bima Arya sebelumnya.

Menurut Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dody Ahdiat, kedatangan Wali Kota Bogor ke kantor Disdukcapil untuk memastikan pelayanan dokumen kependudukan berjalan lancar dan melihat proses pencetakan massal E-KTP yang statusnya Print Ready Record (PRR) sebanyak 20 ribu keping yang ditargetkan rampung pada Kamis atau Jumat minggu ini.

“Jika ditotal E-KTP yang sudah dicetak dan berstatus PRR sudah mencapai 75 persen. Selain itu untuk pak Wali juga mengecek dan melihat respon atas “tantangan” yang diberikan Kemendagri karena blangko E-KTPnya sudah ada sejak Jumat (27/10) kemarin sebanyak 60 ribu keping,” katanya, Senin (30/10/2017).

Untuk mempercepat proses pelayanan pencetakan E-KTP warga Kota Bogor petugas melakukan pencetakan hingga 24 jam dengan dibagi dalam dua shift, yakni siang dan malam hari. “Jadi ada petugas siang dan petugas malam, memang kalau mencetak E-KTP pada malam hari itu lebih cepat, sementara itu untuk pendistribusian E-KTP akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan para Camat dan para Lurah untuk diserahkan kepada warga Kota Bogor,” sebut Dody.

Dody menambahkan, saat ini data E-KTP Kota Bogor dan yang sudah terekam mencapai 96 persen dari 774 ribu lebih, namun yang belum merekam ada 4 persen. Ditargetkan rampung Desember 2017 menjelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Bogor 2018. Sementara itu, bagi warga yang belum memiliki E-KTP akan diberikan surat keterangan (suket) sebagai gantinya. “Jadi H-1 pencoblosan suket masih akan dikeluarkan Disdukcapil untuk warga yang telah berusia 17 tahun,” ujarnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya menerangkan, persoalan E-KTP yang dihadapi Pemkot Bogor direspon pemerintah pusat (Kemendagri). Saat ini Disdukcapil Kota Bogor telah memiliki 60 ribu blangko E-KTP kiriman dari pusat dan ditunjang dengan empat mesin untuk mencetaknya. Bagi warga Kota Bogor yang telah merekam datanya sebelum akhir Desember 2016, E-KTP akan segera dicetak dalam beberapa hari kedepan, maksimal satu minggu bisa tuntas semua. Tetapi bagi warga yang merekam data pada Januari 2017 hingga saat ini masih harus menunggu konfirmasi dari pusat terlebih dahulu untuk siap cetak. [ags/rep]